Di penghujung semester ganjil tahun pelajaran 2026-2026 , diadakan In House Training (IHT) Pancawaluya : Penguatan Karakter Unggul Murid melalui Implementasi Nilai-nilai Pancawaluya di Lingkungan Sekolah selama dua hari, pada 2–3 Desember 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pendidikan karakter murid secara berkelanjutan. IHT ini menghadirkan fasilitator Ibu E. Dike Mariskeu, S.Pd., M.P.Kim dan Ibu Dewi Nurhayati, SE., S.Pd, yang menyampaikan materi secara interaktif dan kontekstual. Turut hadir sebagai tamu undangan Koordinator Pengawas Pembina Sekolah SMA KCD V Bapak Iwan Setiawan, serta perwakilan orang tua murid kelas X, XI, dan XII sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan keluarga.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan IHT tidak hanya diisi dengan pemaparan materi yang menarik dan bermakna, tetapi juga dirancang dengan berbagai aktivitas yang menenangkan dan membangun kebersamaan. Kegiatan diawali ice breaking, lalu pre-test untuk memetakan pemahaman awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok mengenai penerapan nilai-nilai Pancawaluya dalam pemecahan berbagai studi kasus di lingkungan sekolah. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, lengkap dengan yel-yel khas kelompokyang menambah semangat dan suasana positif selama kegiatan berlangsung.
Selain presentasi, peserta juga terlibat aktif dalam aktivitas umpan balik antarkelompok yang mendorong sikap saling menghargai dan reflektif. Di akhir sesi, dilaksanakan post-test untuk melihat peningkatan pemahaman peserta, serta kegiatan refleksi dan penyampaian kesan dari setiap anggota. Banyak peserta menyampaikan bahwa IHT ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna, menyegarkan, dan menguatkan komitmen bersama dalam menanamkan nilai karakter kepada murid melalui praktik nyata di sekolah.
Sebagai penutup, Pancawaluya merupakan nilai-nilai luhur masyarakat Sunda (Jawa Barat) yang sejatinya telah hidup dan diterapkan dalam keseharian, namun kini kembali diperkuat dan diaktualisasikan secara sadar di lingkungan sekolah. Penerapan Pancawaluya bertujuan membentuk murid menjadi pribadi utuh yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia melalui lima nilai utama, yaitu Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (jujur), Pinter (cerdas), dan Singer (terampil/tanggap). Melalui penguatan nilai-nilai ini, diharapkan murid tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab, siap menghadapi tantangan global, serta tetap mencintai dan menjunjung tinggi budaya lokal.





















