SMAN 1 Cibadak

Vidya Dharma Anoraga

Al-Quran telah merekam banyak peristiwa sarat makna. Termasuk bagaimana gambaran harmonis antara orang tua dan anaknya. Sebut saja Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. Atau kisah teladan indah Luqman dan anaknya.

Kisah teladan Luqman direkam Al-Quran surat Luqman [31] ayat 12-19. Bahkan, kisah ini sering menjadi rujukan dalam hal bagaimana nasihat dilakukan, materi pendidikan pada anak, dst. Apa saja nasihat kepada anaknya? Di dalam rangkaian ayat tersebut dijelaskan paling tidak ada sepuluh nasihat penting dalam mendidik anak, mulai dari masalah keimanan yakni larangan syirik atau menyekutukan Allah, berbakti kepada kedua orangtua, sampai masalah sikap akhlak sehari-hari; larangan sombong dan menjaga ucapan.

Subhanallah! Gambaran harmoni orangtua dan anak. Luqman sosok ayah yg baik, lemah lembut namun tegas. Selayaknya para ayah meneladani Luqman dalam mendidik anak2nya.

Berikut kisah lengkapnya:

Allah SWT berfirman:

“Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu, “Bersyukurlah kepada Allah! Dan barang siapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji.””

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, “Wahai anakku! Janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.””

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.”

“Dan jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beri tahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

“(Luqman berkata), “Wahai anakku! Sungguh, jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya (balasan). Sesungguhnya Allah Mahahalus, Mahateliti.”

“Wahai anakku! Laksanakanlah sholat dan suruhlah (manusia berbuat yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu
termasuk perkara yang penting.”

Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.”

“Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara  keledai.”

(QS. Luqman: Ayat 12-19)

Maha Benar Allah Yang Maha Agung dengan segala firman-Nya.

Ya Allah, “Luqman”kan kami…! Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post terkait

Smandak Menyambut Presiden RI

Istighosah dan Muhasabah

OSN KABUPATEN 2018